SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotawaringin Timur (Kotim) Bima Eka Wardhana menyebut audisi Wonderful Model Indonesia wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) yang digelar di Citimall Sampit sebagai ajang positif untuk menunjukkan potensi generasi muda. Kegiatan ini, menurutnya, bukan hanya seleksi model, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan disiplin yang sangat penting bagi masa depan.

“Ini merupakan kesempatan emas bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi diri, kepercayaan diri, dan kemampuan di bidang modeling dan fashion. Ajang seperti ini sangat membentuk kepribadian anak-anak dan remaja dalam bersaing sehat,” kata Bima saat pembukaan audisi Wonderful Model Indonesia wilayah Kalteng, Senin, 12 Mei 2025.

Audisi ini digelar oleh BC Production Jakarta dan diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah, dengan rentang usia 4 hingga 25 tahun. Hal ini, menurut Bima, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda Kalimantan Tengah untuk berkembang dan bersaing secara nasional.

“Kami sangat mengapresiasi BC Production yang telah memberikan kepercayaan kepada Kotim sebagai bagian dari penjaringan talenta model Indonesia. Harapannya, dari ajang ini akan lahir model-model berprestasi yang membawa nama Kalimantan Tengah ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Akhmad Zakaria menambahkan, tujuan utama audisi ini adalah menggali bakat dan potensi diri pelajar serta mahasiswa dari seluruh pelosok Kalimantan Tengah dalam dunia modeling dan fashion show.

“Kegiatan ini adalah bentuk persiapan mencetak anak-anak Indonesia yang tangguh dan berkarakter. Kami berharap para dewan juri dapat memilih sebanyak mungkin peserta dengan nilai di atas standar nasional yang ditetapkan BC Production, untuk mewakili Kalimantan Tengah ke ajang nasional,” ujar Akhmad.

Total peserta audisi wilayah Kalimantan Tengah tahun ini berjumlah 35 orang. Jumlah tersebut dianggap wajar, namun belum mewakili pemerataan dari 14 kabupaten dan kota yang ada di provinsi ini. Oleh karena itu, panitia berharap pada tahun 2026, pemerintah provinsi dan daerah dapat lebih aktif dalam mendorong serta mendukung partisipasi generasi muda.

“Kami ucapkan selamat berkompetisi untuk seluruh peserta. Semoga adik-adik bisa membawa nama baik orang tua, sekolah, dan daerah masing-masing,” tutupnya. (DEWI PATMALASARI/j)