BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun apresiasi pemerintah daerah (pemda) setempat atas komitmennya dalam memfasilitasi keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) ke Embarkasi Banjarmasin menggunakan pesawat yang sudah berlangsung 4 tahun.
"Pemerintah daerah memfasilitasi masyarakat kita yang sudah terpanggil ke tanah suci. Walaupun ada efisiensi, kita tetap bisa membagi dari pos anggaran lain agar calon jemaah haji bisa diberangkatkan dan dipulangkan dengan maksimal," kata Rimbun, Rabu, 14 Mei 2025.
Pemda telah mengalokasikan anggaran untuk membiayai transportasi pulang-pergi CJH dari Kotim ke embarkasi Banjarmasin menggunakan pesawat. Selain itu, pemerintah juga memberikan uang saku meski dalam jumlah terbatas sebagai bentuk dukungan moral dan logistik.
Fasilitas pesawat untuk jemaah haji ini sudah berlangsung sejak 2022. Saat itu Pemkab Kotim hanya menggunakan pesawat untuk menjemput kepulangan jemaah haji dari embarkasi Banjarmasin ke Sampit. Tahun berikutnya 2023, 2024, 2025 pemda menyewa pesawat PP untuk mengantar jemput CJH ke embarkasi.
Rimbun menambahkan, langkah ini tidak hanya soal fasilitas fisik, namun menjamin para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dalam kondisi prima. Karena jika menggunakan jalur darat, perjalanan akan menempuh kurang lebih 10 jam yang menguras tenaga.
--page
"Ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat," ujarnya.
Rimbun berharap, ke depan dukungan terhadap calon jemaah haji dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan, pembinaan, maupun lainnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









