PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyoroti pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor pertambangan, di berbagai kabupaten di Kalteng.

Anggota Komisi II, Noor Fazariah Kamayanti, menekankan pentingnya tanggung jawab sosial dan lingkungan dari perusahaan tambang terhadap masyarakat sekitar.

Noor Fazariah menyatakan keprihatinan Fraksi Golkar terhadap praktik pertambangan yang hanya mengejar keuntungan ekonomi semata. Menurutnya, aktivitas pertambangan memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Perusahaan tambang harus menunjukkan komitmen nyata terhadap pembangunan berkelanjutan," tegas Noor Fazariah, Rabu, 14 Mei 2025.

Ia mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng untuk mewajibkan perusahaan tambang berkontribusi dalam pemeliharaan infrastruktur publik di wilayah operasionalnya.

Perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang rusak akibat aktivitas pertambangan, menurut Noor Fazariah, tidak seharusnya menjadi beban pemerintah daerah sepenuhnya. Keterlibatan aktif perusahaan tambang sangat krusial untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini menilai, keberadaan tambang harus memberikan manfaat yang seimbang bagi masyarakat. Hal ini penting untuk menghindari kesenjangan pembangunan dan memastikan kesejahteraan masyarakat terjaga.

Fraksi Golkar berkomitmen untuk mengawal kebijakan pengelolaan tambang agar lebih berpihak kepada kepentingan daerah dan masyarakat luas.

"Kami akan terus memperjuangkan agar tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan tambang di Kalteng terwujud secara nyata," pungkasnya. (PATHUR/H)