PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro, menyampaikan pandangannya terkait fenomena masyarakat yang lebih menonjolkan acara seremonial wisuda dibandingkan esensi pendidikan itu sendiri. 

Menurutnya, yang lebih penting adalah semangat untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bukan hanya berhenti pada seremoni kelulusan.

"Seremonial wisuda itu memang penting sebagai bentuk apresiasi, tapi yang jauh lebih penting adalah melanjutkan pendidikan, mengembangkan diri, dan mempersiapkan masa depan," kata Jati Asmoro, Rabu 14 Mei 2025 

Ia menilai, seringkali masyarakat terjebak pada euforia wisuda terutama yang masih TK, SD, SMP maupun SMA/SMK, namun lupa memikirkan langkah selanjutnya setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang tertentu.

Jati juga mendorong para lulusan agar tidak cepat puas, melainkan terus meningkatkan kualitas diri baik melalui pendidikan formal, keterampilan, maupun pengalaman kerja.

"Kita ingin generasi muda Palangka Raya memiliki mental pembelajar seumur hidup. Jadi, setelah wisuda jangan hanya sibuk dengan seremonial, tapi pikirkan bagaimana langkah ke depan untuk menghadapi dunia kerja atau melanjutkan pendidikan lebih tinggi," ujarnya.

Ia berharap, orientasi pendidikan di Palangka Raya lebih menekankan pada substansi dan pengembangan kompetensi daripada hanya mengejar seremoni. (MARINI/H)