SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Tukang kayu berusia 94 tahun bernama Soleh menjadi jemaah calon haji (JCH) tertua dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kakek yang masih tampak sehat dan berjalan kuat tersebut berasal dari Desa Mekar Jaya, Kecamatan Parenggean.

Pria yang usianya hampir satu abad tersebut juga tercatat sebagai JCH tertua dari Provinsi Kalimantan Tengah untuk musim haji tahun 2025.

Perjalanan Soleh menuju Tanah Suci tidaklah mudah. Ia mulai mendaftar haji sejak tahun 2012, dan selama 13 tahun dengan penuh kesabaran dan tekad, ia menabung dari hasil kerja sebagai tukang kayu.

“Nabungnya tidak tentu, tergantung pendapatan. Tapi saya tetap tekun mengumpulkan uang untuk ongkos haji,” ujar Soleh, Rabu, 14 Mei 2025.

Meski berasal dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan, tekad kuat dan keyakinan menjadi bahan bakar Soleh dalam meraih impiannya menjadi tamu Allah. Setiap rupiah yang ditabung adalah bentuk pengorbanan dan doa yang tak pernah henti.

Menariknya, meski usianya sudah 94 tahun, Soleh tetap aktif dan menjalani hidup secara mandiri. Ia masih menanam sayur-sayuran di kebun dan sesekali bekerja sebagai tukang kayu.

Menjelang keberangkatan, Soleh mempersiapkan segalanya mulai dari kesehatan, perlengkapan, mengikuti manasik haji, hingga menggelar Walimatussafar di rumahnya.

Kakel 15 cucu yang lahir di Kediri, 9 Juli 1930 tersebut tergabung dalam Kloter BDJ 06 bersama jemaah dari Kalteng dan Kalsel. Dirinya berangkat dari Bandara H Asan Sampit menuju embarkasi Banjarmasin dilepas oleh Bupati Kotim Halikinnor bersama 215 CJH lainnya pada Rabu pagi, 14 Mei 2025.

Rombongannya dijadwalkan terbang ke Madinah melalui Bandara Syamsuddin Noor pada Kamis, 15 Mei 2025. (DEWI PATMALASARI/j)