BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dalam beberapa hari terakhir ini beberapa wilayah di Kabupaten Lamandau khususnya di kota Nanga Bulik, seringkali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin yang cukup kencang. Atas kondisi ini, tak heran jika masyarakat seringkali merasa was-was dengan fenomena yang kerap terjadi di tiap harinya, utamanya disaat siang hari hingga petang.
Berdasarkan pantauan Borneonews, kondisi hujan yang disertai angin kencang tersebut memang cukup mengkhawatirkan, pohon-pohon tampak bergoyang tertiup angin kencang. Tak hanya itu, sejumlah papan reklame dan spanduk-spanduk yang terpasang di sejumlah lokasi juga kerap hampir berterbangan.
"Memang kita sangat khawatir, karena kondisi angin kecang hampir tiap hari terus terjadi, tak jarang jika kondisinya justru kian menakutkan karena angin kencang berlangsung dengan disertai suasana mendung dan gelap serta hujan," tutur seorang warga Nanga Bulik, Bruri, Kamis (13/10/2016)
Ia berharap semoga hujan yang disertai angin kencang tersebut tidak akan separah pada 2015 yang menyebabkan kerugian dan kerusakan bangunan cukup banyak, khususnya yang terjadi di sekitar Desa Kujan.
"Semoga saja kondisinya tidak seperti dua tahun terakhir yang menyebabkan banyak bangunan dan rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang seperti ini," bebernya.
Sementara, saat dikonfirmasi perihal kondisi cuaca pada beberapa hari terakhir ini, Kepala BPBD lamandau Siwer S Andai, melalui Kepala Bidang Ismail Marzuki memastikan, hingga saat ini BPBD belum menerima adanya laporan dari masyarakat terkait adanya dampak dari kondisi angin kencang yang kerap terjadi akhir-akhir ini.
Selebihnya, pihaknyapun berharap agar warga masyarakat dapat terus berhati-hati dengan kondisi cuaca tidak menentu ini. Antara lain, kata dia, dengan tidak berada di luar rumah dan di bawah pohon saat hujan yang disertai angin kencang terjadi, serta melakukan pengecekkan terhadap kondisi atap rumah atau bahkan dahan-dahan pohan disekitar rumah untuk meminimalisir dampak dari angin kencang tersebut.
Seperti diketahui, angin kencang yang terjadi disebut-sebut sebagai dampak dari terjadinya badai guntur. Namun demikian, pihak BPBD Lamandau belum dapat mengkonfirmasi lebih lanjut terkait fenomena yang ada itu. (HENDI NURFALAH/m)








