PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menargetkan swasembada jagung seluas 18.000 hektar. Target tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan jagung di Kalteng, bahkan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, menyampaikan jika target tersebut tercapai, akan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di Kalteng dan Indonesia.

"Target 18.000 hektar swasembada jagung ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan jagung di Kalteng, bahkan nasional," ujar Noor Fazariah Kamayanti, Kamis, 15 Mei 2025.

Menurutnya, peningkatan produksi jagung akan berdampak pada stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

Peningkatan produksi jagung juga akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kalteng. Para petani jagung akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, petani, dan sektor swasta. Perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat juga sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini.

--page

"Kami berharap program ini dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan, sehingga dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional," pungkasnya. (PATHUR/y)