BORNEONEWS, Palangka Raya – Kalimantan Tengah mencatat pencapaian positif pada sejumlah indikator makro pembangunan pada Triwulan I 2025 menurut laporan Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) yang digelar Kamis, 15 Mei 2025.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 4,04 persen masih berada di atas rata-rata meskipun melambat, dengan capaian IPM mencapai 74,28, melampaui target RKPD 2025.
“Capaian pembangunan Kalimantan Tengah tahun 2025 masih bisa kita dorong lebih optimal, agar lebih baik dari kondisi sekarang. Kunci utamanya tentu saja semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen kita semua,” sebut Wagub di Palangka Raya.
Sementara itu, Gini Rasio tercatat sebesar 0,304, menunjukkan ketimpangan lebih rendah dari rata-rata nasional, dan pengangguran terbuka hanya 3,47 persen pada Februari 2025.
Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 5,60 persen serta kemiskinan ditekan ke 4,11 persen, sesuai dengan RKPD 2025.
Rakordalev menjadi momentum strategis untuk mengidentifikasi tantangan pembangunan dan merancang solusi konkret demi kemajuan Kalteng.
Langkah konkret dari forum ini diharapkan menjadi pendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (HERMAWAN DP/R)
Indikator Makro Kalteng Lampaui Target RKPD, IPM Tertinggi Sepanjang Sejarah
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Komentar (0)
Memuat komentar…







