BORNEONEWS, Sampit - Kerusakan jalan di Jalan Tjilik Riwut Km 34, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah mendapatkan penanganan sementara.
"Jalan yang rusak di Jalan Tjilik Riwut Km 34 sudah kita tangani tahap awalnya," ujar Camat Cempaga Ady Chandra, Kamis, 15 Mei 2025.
Ia menjelaskan jalan rusak berlubang yang sempat menjadi keluhan masyarakat tersebut kini telah dilakukan perbaikan sementara dengan cara diratakan.
Dalam perbaikan tersebut, pemerintah kecamatan setempat menggandeng pihak ketiga yaitu perusahaan besar swasta (PBS).
"Kita ratakan dulu lubang-lubang tersebut dengan laterit yang dibantu oleh pihak ketiga, yaitu PT BSP. PT BSP membantu kurang lebih 5 truk laterit, dan alat berat seperti loader untuk meratakan kubangan dibantu oleh PT SEAL," sebutnya.
Ady menjelaskan setelah diratakan dengan laterit, permukaan jalan ditutup dengan campuran koral dan pasir sebagai langkah penanganan sementara. "Itu penanganan tahap awal kita di atas median Jalan Tjilik Riwut Km 34," jelasnya.
Penanganan sementara ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas di jalan tersebut yang merupakan penghubung antar provinsi, bahkan hingga ke Kalimantan Barat dan lima kabupaten lainnya di wilayah barat Kalimantan Tengah.
"Alhamdulillah, dengan penanganan ini, lalu lintas bisa berjalan," tambahnya. Camat Ady Chandra menyampaikan bahwa perbaikan permanen jalan tersebut akan segera dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Balai
"Untuk keterangan dari pihak berwenang, yaitu Balai Pelaksanaan Jalan Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di bawah Kementerian PU, Insyaallah besok pagi jam 9 akan diperbaiki secara permanen," tutupnya. (DEVIANA/R)









