BORNEONEWS, Palangka Raya - Penulis dan konsultan penerbitan Ali Muakhir memberikan materi bertajuk "Membuat Papan Cerita Anak" dalam lokakarya cerita anak dwibahasa yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa secara daring pada Kamis, 15 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung dari 14 Mei 2025 hingga 17 Mei 2025 mendatang dengan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari penulis yang berhasil lolos seleksi oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sesi sore tersebut, Ali Muakhir menjelaskan pentingnya papan cerita sebagai alat bantu dalam menyusun alur cerita yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.
"Yang penting adalah teknik kreatif dalam mengembangkan ide cerita, termasuk pemilihan karakter, konflik, dan penyelesaian yang sesuai dengan dunia anak," tutur Ali.
Peserta lokakarya mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dan berkonsultasi mengenai papan cerita yang telah dibuat berdasarkan konsep yang telah dipaparkan. Ali Muakhir memberikan bimbingan serta masukan terhadap karya peserta, sehingga mereka dapat menyusun cerita yang lebih terstruktur dan menarik bagi pembaca muda.
Ali Muakhir dikenal sebagai penulis produktif yang telah menghasilkan lebih dari 300 buku anak. Ia juga merupakan pendiri komunitas Paberland, yang berfokus pada pengembangan literasi anak. Selain aktif menulis, ia sering menjadi mentor dalam berbagai kelas kepenulisan serta konsultan bagi penerbit buku anak.
Dengan pengalaman dan keahliannya, Ali Muakhir terus berkontribusi dalam dunia literasi anak di Indonesia. Lokakarya ini menjadi salah satu upayanya dalam meningkatkan kualitas cerita anak, khususnya dalam format dwibahasa, agar lebih kaya dan berdaya guna bagi perkembangan literasi generasi muda. (TESTI PRISCILLA/j)









