BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah fakta mengerikan terungkap dalam autopsi jenazah Nurmaliza, korban pembunuhan sadis yang ditemukan tewas di Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Senin, 12 Mei 2025.
Nurmaliza meregang nyawa di tangan kekasihnya, Alvaro Jordan. Penemuan ini mengguncang masyarakat dan menjadi sorotan utama bagi pihak kepolisian.
Proses autopsi yang dilakukan oleh dr. Ricka Brilianty pada Jumat, 16 Mei 2025 mengungkap detail mengerikan dari peristiwa tersebut.
Ia menerima panggilan dari Kasatreskrim Polres Pulang Pisau pada pukul 09.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang tiba di ruang autopsi sekitar pukul 13.00 WIB.
Pemeriksaan luar dan dalam dilakukan secara teliti. Hasilnya menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di wajah korban serta bekas bekapan di mulut dan hidung yang menyebabkan korban kehabisan oksigen.
"Luka-luka tersebut menunjukkan adanya kekerasan fisik yang signifikan sebelum korban meninggal dunia," katanya, Jumat, 16 Mei 2025.
Namun penemuan paling mengejutkan adalah ditemukannya janin berusia empat bulan di dalam rahim korban.
Janin dengan panjang sekitar 22 sentimeter tersebut telah terbentuk sempurna, dengan wajah dan organ tubuh yang jelas terlihat.
"Untuk luka dibagian tubuh lain berdasarkan hasil autopsi kita tidak ditemukan," pungkasnya. (PATHUR/R)









