BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yuliansyah Andrias, mengungkapkan bahwa komoditas ayam ras mengalami deflasi selama periode Maret hingga April 2025.
Kondisi ini dinilai memberikan kontribusi terhadap stabilitas harga pangan di daerah.
“Berdasarkan pemantauan kami, harga ayam ras pada bulan Maret hingga April 2025 tercatat mengalami deflasi atau penurunan harga. Ini menjadi salah satu faktor yang menahan laju inflasi di Kalimantan Tengah,” ujar Yuliansyah, Jumat, 16 Mei 2025.
Menurutnya, deflasi pada komoditas ayam ras disebabkan oleh pasokan yang relatif melimpah di tengah permintaan yang stabil, sehingga menjaga keseimbangan harga di pasaran.
Meski demikian, BI Kalteng terus mengimbau agar seluruh pihak tetap waspada terhadap potensi gejolak harga pangan, terutama menjelang periode hari besar keagamaan atau musim kemarau.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan, agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Pihaknya juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan, agar daya beli masyarakat tetap terjaga. (MARINI/j)









