BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Ucok, korban tenggelam di Sungai Kahayan akibat terpeleset saat mancing pada Kamis, 15 Mei 2025 pukul 17.00 WIB. Operasi pencarian yang memasuki hari kedua ini difokuskan di sekitar lokasi kejadian.
Kasi Ops Kantor SAR Palangka Raya, Maulana Abdilah menjelaskan bahwa pencarian dilakukan di empat titik koordinat yang telah ditentukan. Titik-titik tersebut adalah: A. 2°12'6.43"S 113°56'47.56"E; B. 2°12'8.14"S 113°56'12.03"E; C. 2°12'5.98"S 113°56'13.22"E; dan D. 2°12'5.54"S 113°56'45.84"E.
Maulana menambahkan bahwa tim SAR menghadapi kendala berupa arus sungai yang cukup deras. Kondisi ini menyulitkan proses pencarian, namun tim tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban.
"Berbagai peralatan canggih dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian ini," katanya, Sabtu, 17 Mei 2025.
Peralatan yang digunakan dalam pencarian Ucok meliputi Landing Craft Rubber, alat komunikasi, peralatan medis, peralatan penerangan, drone thermal, Underwater Searching Device, dan peralatan water rescue lainnya.
Tim SAR mengerahkan seluruh kemampuan dan teknologi yang tersedia untuk mempercepat proses pencarian, pihaknya berharap pencarian hari kedua ini membuahkan hasil dan korban dapat segera ditemukan.
"Semoga pencarian hari kedua ini membuahkan hasil dan korban bisa segera ditemukan," pungkasnya. (PATHUR/R)









