SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nomor Whatsapp Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotawaringin Timur (Kotim) Agus Tripurna Tangkasiang disalahgunakan orang tidak bertanggung jawab untuk memancarkan modus penipuan berkedok undangan digital.

Nomor tersebut diketahui menyebarkan undangan pernikahan ke sejumlah orang dengan pesan, "Saya turut mengundang mewakili keluarga besar dari kedua membelai di mohon untuk kehadirannya, Untuk lokasi dan hari resepsi Silahkan buka dan Terima Undangan digitalnya".

Selain itu, terdapat file berformat android package kit (APK) melengkapi narasi undangan yang dikirim melalui Whatsapp tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil, Disdukcapil Kotawaringin Timur, Yayan Hadi Priyanto mengatakan, nomor Whatsapp tersebut telah diretas orang. Dirinya meminta masyarakat mengabaikan pesan tersebut dan tidak mengunduh file APK.

"Bukan, itu nomor beliau dihack orang baru saja," ujar Yayan saat dikonfirmasi, Sabtu, 17 Mei 2025.

Sementara itu, sejumlah orang yang mendapatkan pesan tersebut mengaku nyaris mengunduh file yang disebut sebagai undangan. Hingga akhirnya menyadari file tersebut berjenis APK yang tidak wajar sebagai undangan. 

"Tadi saya hampir mengunduhnya. Kemudian tersadar bahwa file tersebut APK, langsung saya matikan data dan wifi agar tidak terunduh," kata Wahyu salah satu warga yang menerima pesan tersebut. 

Ia khawatir telepon genggamnya diretas orang tidak bertanggung jawab saat mengunduh file APK. Sebab beberapa bulan terakhir marak pemberitaan mengenai penipuan modus undangan digital. (DEWI PATMALASARI/R)