PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mengajak masyarakat untuk lebih sering menggunakan bakul purun sebagai wadah berbelanja. 

Menurutnya, kebiasaan ini tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan.

“Bakul purun adalah produk kearifan lokal yang ramah lingkungan. Dengan membiasakan diri menggunakan bakul purun saat belanja, kita ikut mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai yang mencemari lingkungan,” ujar Khemal, Sabtu 17 Mei 2025.

Khemal menilai penggunaan bakul purun sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung ekonomi masyarakat lokal, khususnya para perajin purun di Kalimantan Tengah.

“Selain ramah lingkungan, bakul purun juga menjadi ikon budaya Dayak yang patut kita banggakan. Dengan menggunakannya, kita ikut memberdayakan UMKM lokal yang selama ini menggantungkan hidup dari kerajinan purun,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah kota dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya penggunaan produk lokal yang berkelanjutan. 

Ia juga mendorong agar kampanye pengurangan plastik terus digalakkan di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, hingga lingkungan sekolah.

“Ini gerakan kecil, tapi dampaknya besar. Dari hal sederhana seperti menggunakan bakul purun, kita bisa ikut menjaga bumi dan menghidupkan ekonomi lokal,” pungkas Khemal. (MARINI/R)