BORNEONEWS, Kuala Kurun — Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, tengah menyiapkan lokasi sementara untuk mendukung peluncuran Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan nasional yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Lokasi sementara tersebut rencananya akan menggunakan gedung eks Kantor Pengadilan Agama Kuala Kurun yang berada di Jalan Tjilik Riwut. Gedung tersebut merupakan aset milik Pemkab dan saat ini tidak lagi digunakan.
Wakil Bupati Gumas, Efrensia LP Umbing, mengatakan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang akan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Juli 2025, dengan target awal pendirian sebanyak 100 sekolah di seluruh Indonesia.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas ingin ikut berperan dalam peluncuran tahap pertama Sekolah Rakyat tersebut,” jelas Efrensia usai melakukan peninjauan lokasi, Sabtu, 17 Mei 2025.
Sekolah Rakyat sementara akan menyediakan empat ruang kelas yang masing-masing diisi oleh 25 siswa. Total ada 100 peserta didik yang akan diterima pada tahap awal. Mereka adalah anak-anak yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya dari desil 1, yaitu kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Selain ruang belajar, Pemkab Gumas juga akan menyiapkan fasilitas pendukung seperti asrama, sanitasi, dan perlengkapan sekolah guna memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.
“Kami ingin tidak hanya menyiapkan tempat belajar, tapi juga memastikan kebutuhan dasar siswa terpenuhi,” tegas Efrensia.
Untuk pengembangan jangka panjang, Pemkab Gumas juga telah menyiapkan lahan sekitar 11 hektare di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Lahan tersebut merupakan bagian dari demplot peternakan milik Dinas Pertanian dengan luas total mencapai 25 hektare.
Selama pembangunan lokasi permanen berlangsung, proses belajar mengajar akan dilakukan di tempat sementara. Setelah gedung utama selesai, seluruh siswa akan dipindahkan ke lokasi baru.
Efrensia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan segera melaporkan kesiapan lokasi sementara kepada Kementerian Sosial agar Kabupaten Gunung Mas dapat masuk dalam daftar 100 Sekolah Rakyat tahap pertama yang akan diresmikan tahun ini.









