TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Organisasi Gerbang Dayak Kabupaten Barito Timur menyatakan komitmen penuh mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kelestarian lingkungan di wilayah setempat. Dukungan ini mencakup pencegahan konflik sosial, penanggulangan penyebaran isu SARA, hoaks, hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Ketua Gerbang Dayak Kabupaten Barito Timur, Marianus, menegaskan bahwa stabilitas sosial dan keamanan daerah adalah fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

 

"Kami, Gerbang Dayak Kabupaten Barito Timur, mendukung penuh langkah Polri dalam mencegah terjadinya konflik sosial serta penyebaran isu-isu SARA dan berita bohong yang bisa memecah belah masyarakat," ujarnya, Minggu, 18 Mei 2025.

 

Menurut Marianus, kerja sama antara masyarakat adat dan institusi penegak hukum seperti Polri sangat penting untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama dan budaya di Barito Timur. Dalam pandangannya, Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa keterlibatan aktif masyarakat sipil, termasuk organisasi adat.

 

Tidak hanya soal keamanan sosial, Gerbang Dayak juga menaruh perhatian besar pada isu lingkungan. Marianus menyatakan pihaknya mendukung setiap langkah preventif Polri dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang kerap menjadi ancaman serius saat musim kemarau.

 

"Kami juga memberikan dukungan kepada Polri dalam upaya pencegahan karhutla. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat luas," imbuhnya.

 

Dengan pernyataan dukungan ini, Marianus berharap sinergi antara Polri dan elemen masyarakat adat semakin kuat. 

 

"Kami ingin menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan Barito Timur yang aman, damai, dan lestari," pungkasnya. 

 

Gerbang Dayak merupakan organisasi masyarakat adat yang berdiri dengan semangat membangun dan menjaga martabat serta hak-hak masyarakat Dayak. Di Barito Timur, organisasi ini aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, untuk menciptakan suasana yang kondusif dan produktif bagi pembangunan daerah.

(AGUSTINUS BOLE MALO/j)