PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, Anak Agung Ketut Alit Supartana, melalui Kasi Operasi Maulana Abdilah, mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di Sungai Kahayan.

Imbauan ini disampaikan menyusul dua kasus orang tenggelam yang terjadi dalam kurun waktu satu minggu terakhir, dan keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kedua insiden tersebut telah menelan korban jiwa dan menimbulkan keprihatinan bagi pihak SAR Palangka Raya. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan saat berada di sekitar perairan.

SAR Palangka Raya menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan saat berada di dekat sungai.

"Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain, memastikan kondisi fisik yang prima sebelum beraktivitas di air, tidak berenang sendirian, dan selalu menggunakan alat pengaman seperti pelampung," katanya, Minggu, 18 Mei 2025.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di sungai. Cuaca yang buruk dapat meningkatkan risiko kecelakaan air, penting juga untuk memilih lokasi yang aman dan terhindar dari arus yang deras.

Maulana berharap imbauan ini dapat dipatuhi oleh seluruh masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Pihak SAR Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan memberikan pertolongan kepada siapapun yang membutuhkan.

SAR Palangka Raya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama dengan melaporkan kejadian atau potensi bahaya di sekitar sungai kepada pihak berwenang.

"Kerja sama antara masyarakat dan pihak berwenang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terhindar dari kecelakaan air," pungkasnya. (PATHUR/j)