PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang perayaan Idul Adha 2025, Kepala Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kalampangan, drh Eko Hari Yuwono, mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih hewan ternak yang akan dikurbankan. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban sesuai dengan syariat Islam serta standar kesehatan yang berlaku.

Dalam keterangannya, drh Eko menekankan pentingnya memilih hewan yang sehat dan bebas dari penyakit. Ia menyarankan agar masyarakat membeli hewan ternak dari peternakan atau penjual yang telah memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan setempat.

"SKKH menjadi bukti bahwa hewan tersebut telah diperiksa dan dinyatakan layak untuk dikurbankan," kata drh Eko pada Minggu, 18 Mei 2025.

Selain aspek kesehatan, drh Eko juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan usia hewan ternak. Menurutnya, sapi yang layak dikurbankan harus berusia minimal dua tahun, sedangkan kambing dan domba minimal satu tahun.

"Ciri khas sapi yang telah cukup umur adalah adanya sepasang gigi seri yang sudah berganti dengan gigi tetap, yang biasanya lebih besar dibandingkan gigi lainnya," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan harga murah tanpa memastikan kualitas hewan. Hewan yang terlalu kurus atau memiliki tanda-tanda penyakit seperti mata berair, bulu kusam, atau kurang nafsu makan sebaiknya dihindari.

"Memilih hewan yang sehat tidak hanya menjamin kualitas daging yang akan dikonsumsi, tetapi juga menghindarkan masyarakat dari risiko penyebaran penyakit zoonosis," terang Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalteng ini lagi.

Puskeswan Kalampangan juga telah menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan hewan kurban bagi masyarakat yang ingin memastikan kondisi ternaknya sebelum disembelih. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan fisik, kondisi gigi, serta deteksi penyakit yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata. Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dalam menjalankan ibadah kurban.

Dengan imbauan ini, drh Eko berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai dengan syariat.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kesejahteraan hewan ternak, sehingga perayaan Idul Adha dapat berlangsung dengan penuh keberkahan dan tanpa kendala kesehatan," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/j)