BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menyebut Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) sebagai strategi pelestarian budaya sekaligus peningkatan sektor pariwisata daerah.
Dalam laporannya, Leonard menyampaikan bahwa FBIM diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan bahwa festival ini memiliki tujuan strategis untuk melestarikan kebudayaan, mempromosikan destinasi wisata, serta mendukung pelaku ekonomi kreatif.
FBIM 2025 berlangsung selama tujuh hari di berbagai titik, termasuk Stadion Tuah Pahoe, Museum Balanga, dan Dermaga Flamboyan Bawah.
Berbagai kegiatan seperti Karnaval Budaya, Kuliner Tradisional, dan pertunjukan seni digelar untuk menampilkan kekayaan budaya daerah.
--page
“FBIM 2025 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Leonard S. Ampung di Palangka Raya, baru baru ini. (HERMAWAN DP/Y)









