BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, menekankan pentingnya sinergi dan pemahaman bersama untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, peningkatan PAD tidak dapat hanya dibebankan pada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid dari berbagai elemen.
Purdiono menjelaskan bahwa optimalisasi PAD memerlukan pemahaman yang baik dari pihak-pihak yang berinvestasi di Kalteng. Para investor perlu memahami regulasi dan kontribusi mereka terhadap peningkatan PAD.
Dengan begitu, diharapkan investasi yang masuk ke Kalteng dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pendapatan daerah.
"Tidak hanya pemerintah daerah yang berperan, tetapi juga investor harus memahami bagaimana kontribusi mereka terhadap PAD," ujar Purdiono, Senin, 19 Mei 2025.
Ia menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan PAD juga sangat penting untuk membangun kepercayaan investor.
Selain sinergi dengan investor, Purdiono juga menekankan pentingnya sinergi antar organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kalteng. Koordinasi dan kolaborasi yang baik antar SKPD akan mempermudah dalam mengelola dan meningkatkan PAD.
Ke depan, diharapkan akan ada peningkatan pemahaman dan komitmen dari semua pihak terkait dalam mengoptimalkan PAD Kalteng.
"Dengan sinergi yang kuat dan pengelolaan yang baik, PAD Kalteng diharapkan dapat terus meningkat dan berkontribusi pada pembangunan daerah," pungkasnya. (PATHUR/j)









