BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dalam menyukseskan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030, serta penyelarasan perencanaan anggaran dengan program prioritas, Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau menggelar Rapat Percepatan Penyusunan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025.
Saat menghadiri kegiatan itu, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mendorong seluruh OPD untuk memfokuskan anggaran pada program strategis. Seperti percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan sektor ekonomi lokal melalui perbaikan rantai pasok, serta optimalisasi pendapatan daerah melalui potensi pajak dan retribusi.
“Saya instruksikan seluruh OPD untuk mengutamakan program-program strategis yang telah dirancang, seperti percepatan perbaikan infrastruktur, penguatan roda perekonomian melalui pembenahan rantai pasok pasar (Supply Chain), serta kajian potensi pajak dan retribusi sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mudah-mudahan program-program ini bisa berjalan dengan baik dan terselesaikan tepat waktu,” ujar Rizky.
Selain sektor ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan. Program penempatan ambulan gratis di setiap kecamatan menjadi catatan penting bagi Bupati, yang bertujuan untuk mempercepat layanan darurat serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil yang selama ini sulit dijangkau.
“Penyusunan anggaran Tahun 2025 harus mengacu pada mandatory spending, Asta Cita, prioritas pembangunan daerah, serta kebijakan strategis Bupati Lamandau. Saya minta seluruh program disusun dengan cermat dan mengutamakan hasil nyata di lapangan. Ini penting untuk memastikan seluruh agenda pembangunan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” pungkasnya. (din/j)









