BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yuliansah Andrias, mengajak para pelajar untuk mencintai budaya dan sejarah lokal dengan mengunjungi Museum Balanga.
Ajakan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan edukatif kepada anak-anak sekolah, seraya mengucapkan, “Hayu Maja Ka Museum Balanga,” yang berarti “Ayo Mari ke Museum Balanga” dalam bahasa Dayak Ngaju.
“Museum Balanga adalah tempat yang kaya akan nilai sejarah dan budaya Kalimantan Tengah. Anak-anak kita perlu mengenal warisan leluhur agar tumbuh dengan rasa cinta dan bangga terhadap daerahnya,” ujar Yuliansah, Selasa 20 Mei 2025.
Menurutnya, selain sebagai tempat wisata edukatif, Museum Balanga juga berperan penting dalam memperkuat identitas kebudayaan masyarakat Dayak di tengah arus modernisasi.
Ia berharap generasi muda tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga memahami akar budaya dan sejarah lokal.
Yuliansah menambahkan bahwa Bank Indonesia mendukung berbagai program literasi dan edukasi yang menyentuh aspek kebudayaan, termasuk kegiatan yang melibatkan pelajar dalam kunjungan ke museum dan situs sejarah lainnya di Kalteng.
--page
“Kami percaya, membangun generasi emas bukan hanya soal kecerdasan digital, tetapi juga penguatan karakter dan budaya,” tambahnya.
Museum Balanga sendiri merupakan salah satu museum tertua dan terlengkap di Kalteng, menyimpan berbagai koleksi etnografi, arkeologi, dan sejarah perjuangan daerah.
Dengan ajakan tersebut, Yuliansah berharap semakin banyak pihak, termasuk sekolah dan orang tua, turut mendukung upaya mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda sejak dini. (MARINI/Y)









