BORNEONEWS, Pangakalan Bun- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) gencar membentuk Koperasi Desa Merah Putih di beberapa desa di Kabupaten Kobar.
Kepala Disperindagkop UKM Kobar, Alfan Khusnaini menyampaikan, sampai saat ini sudah 10 desa yang membentuk Koperasi Desa Merah Putih mulai dari Kelurahan Mendawai Kecamatan Arut Selatan, Desa Pangkut Kecamatan Arut Utara.
Kemudian, Desa Riam Durian Kecamatan Kotawaringin Lama, Desa Karang Mulya Pangkalan Banteng, Desa Sabuai, Desa Purbasari, Desa Lalang, Desa Rungun, Desa Kondang, Desa Kinjil.
"Ada lima desa yang sedang melakukan pengurusan ke notaris untuk mendapatkan badan hukumannya, dan semua desa sudah melakukan pengajuan untuk mengajukan pendampingan musyawarah desa pada kami (Disperindagkop UKM Kobar)," ujarnya, Selasa, 20 Mei 2025.
Rencana Koperasi Desa Merah Putih akan diresmikan secara nasional oleh Presiden Repubik Indonesia Prabowo Subianto serentak yang diikuti seluruh desa se-Indonesia pada 12 Juli 2025.
Alfan menyampaikan koperasi desa merah putih ini memiliki perbedaan tersendiri dengan koperasi lainnya, masyarakat desa akan mendapatkan layanan pratama yang akan berpusat di koperasi tersebut.
"Semua jenis usaha baik layanan koperasi simpan pinjam, jasa, konsumen, produsen dirangkul semua di unit usaha ini di dalam koperasi desa merah putih, nanti ada seperti jasa toserba, jasa medis" jelasnya.
"Jadi harapannya pak Presiden Prabowo Subianto bahwa Pustu juga dikelola oleh koperasi desa merah putih ini, jadi harapannya masyarakat sudah mendapatkan layanan usaha berbagai sektor, tapi prosesnya ini akan bertahap," tambahnya.(NURITA/R)









