BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan Prima bagi pelayan publik di lingkungan Pemkab Kotim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan publik yang sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Asisten III Setda Kotim, M. Saleh, menegaskan, pelayanan prima merupakan kunci utama dalam mewujudkan kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah, termasuk melalui pemanfaatan layanan digital.
“Pelayanan prima adalah tindakan memberikan layanan maksimal agar masyarakat merasa puas. Hal ini juga menuntut literasi digital yang memadai agar layanan dapat disampaikan secara efektif dan efisien,” ujar M Saleh, Selasa, 20 Mei 2025.
Ia menambahkan, pelayanan yang layak harus didukung oleh sinergi antar penyelenggara layanan dan kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan berbasis digital. Oleh karena itu, bimtek ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan aparatur yang profesional, komunikatif, dan solutif.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur, Eva Fauziah, menyampaikan pelayanan prima merupakan bagian dari strategi organisasi untuk membangun citra positif di mata publik.
“Pelayanan prima bukan hanya soal produk atau jasa, tapi juga soal meninggalkan kesan positif kepada pengguna layanan. Sikap, penampilan, empati, dan tanggung jawab adalah aspek penting dalam pelayanan yang berkualitas,” kata Eva.
Ia menambahkan, peserta bimtek dibekali dengan keterampilan komunikasi, kemampuan menyelesaikan masalah, dan etika pelayanan agar mampu menciptakan pengalaman pelayanan yang menyenangkan dan membangun loyalitas masyarakat terhadap layanan pemerintah.
“Pelayan publik harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan terbaik. Karena itu, bimtek ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi aparatur untuk memberikan pelayanan yang prima,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









