KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya S Monong secara resmi menyerahkan 294 Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS formasi tahun 2024. Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya loyalitas, etos kerja yang baik, serta komitmen untuk mengabdi secara ikhlas dan bertanggung jawab di instansi masing-masing. 

“Menjadi CPNS bukan sekadar lolos seleksi. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik dan benar. Bukan hanya bekerja keras, tapi juga bekerja dengan hati yang tulus,” ujar Jaya di Kuala Kurun, Selasa, 20 Mei 2025. 

Jaya secara tegas meminta kepada seluruh CPNS agar tidak tergesa-gesa mengajukan mutasi. Ia menegaskan bahwa proses menjadi CPNS sangat kompetitif dan hanya sedikit yang berhasil lolos dari ribuan pelamar. 

“Sangat manusiawi bila seseorang ingin dekat keluarga atau kampung halaman, tapi sebagai ASN harus siap ditempatkan di mana pun. Minimal, kalian harus mengabdi 10 tahun di lokasi tempat kalian diterima sebelum bisa mengajukan perpindahan,” ucapnya.

Bupati juga memperingatkan agar para CPNS tidak menggunakan “berbagai cara” untuk memaksa mutasi, karena hal itu bertentangan dengan semangat pengabdian sebagai aparatur sipil negara.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Gunung Mas, Richard, diketahui bahwa pada seleksi CPNS tahun anggaran 2024, Pemkab Gunung Mas mendapat alokasi 381 formasi, terdiri dari 67 formasi tenaga kesehatan dan 314 formasi tenaga teknis.

Dari total 4.705 pendaftar, hanya 4.151 orang yang memenuhi syarat, sementara 554 pelamar tidak lolos administrasi. Setelah proses seleksi yang ketat, 294 peserta dinyatakan lulus dan telah diusulkan untuk mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). 

“Seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan regulasi nasional dan berjalan dengan transparan,” jelas Richard.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Jaya berharap para CPNS yang baru diangkat dapat menjadi motor penggerak perubahan di instansi masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik. 

“Jadikan posisi ini sebagai jalan pengabdian, bukan sekadar pekerjaan. Bekerjalah dengan semangat dan tanggung jawab agar kehadiran kalian benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Gunung Mas,” pungkasnya.