KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, memanfaatkan momentum Kalteng Expo 2025 untuk memperkenalkan ragam produk unggulan khas daerahnya kepada publik.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya dari 18 hingga 23 Mei ini menjadi ajang strategis untuk mempromosikan potensi ekonomi kreatif dan produk-produk lokal kepada pengunjung dari berbagai wilayah.

Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong, menyebut sejumlah produk yang dipamerkan dalam stan Kabupaten Gumas di antaranya, Batik khas Gunung Mas, keripik peyek dan tempe, pupuk pertanian, tas dan dompet berbahan rotan, tas dari eceng gondok, aksesoris khas seperti gelang tradisional, serta aneka makanan lokal, seperti kopu dan lawung.

Tak hanya itu, produk hasil pertanian seperti madu alami, beras ketan hitam dan putih, behas taheta, kenta, serta minuman dalam kemasan seperti jus jagung dan jus ubi juga mendapat respons positif dari pengunjung. 

“Kami ingin menunjukkan bahwa Gunung Mas memiliki produk-produk unggulan yang berkualitas dan punya potensi besar untuk dikembangkan di pasar yang lebih luas,” ujar Jaya S Monong saat ditemui di Kuala Kurun.

Salah satu daya tarik utama dalam stan Pemkab Gumas adalah batik khas Gunung Mas yang merupakan hasil desain dari lomba batik bertema pariwisata daerah. Batik ini berhasil menarik perhatian pengunjung dan menjadi salah satu produk terlaris selama pameran berlangsung. 

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah mampir ke stan kami dan mendukung produk-produk lokal. Ini menjadi semangat untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi,” tambah Bupati.

Kalteng Expo 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, dalam rangkaian perayaan HUT ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah. Event tahunan ini menghadirkan berbagai potensi daerah, capaian pembangunan, dan ruang ekspresi bagi pelaku usaha, khususnya UMKM dan IKM.

Tahun ini, Kalteng Expo diikuti oleh 213 peserta, terdiri dari, perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, instansi vertikal, perbankan dan BUMN, dunia pendidikan, perusahaan swasta, serta pelaku UMKM dan industri kecil menengah (IKM).

Tak hanya pameran produk, kegiatan ini juga diramaikan dengan Job Fair yang menghadirkan 33 perusahaan dan membuka 1.965 lowongan kerja, memberi peluang besar bagi pencari kerja lokal.

Kalteng Expo 2025 terbuka untuk umum setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB dan menjadi magnet utama warga Palangka Raya dan sekitarnya.