PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Bupati Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Suyanto memastikan bahwa kondisi dan daging hewan kurban terjamin Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) menjelang Hari Raya Iduladha 2025. 

Hal tersebut disampaikan melalui Pelatihan Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Kurban 2025 oleh Dinas Pertanian (Distan) di Aula Sangga Banua, Rabu, 21 Mei 2025. Pelatihan tersebut diikuti masyarakat sebagai petugas pemotongan hewan kurban di 6 kecamatan. 

Dalam kesempatan ini, Suyanto menekankan bahwa penyembelihan kurban harus memperhatikan dua prinsip yaitu penyembelihan sesuai syariat Islam dan menggunakan tata kelola yang baik dan benar setelah pemotongan.  

"Ada dua prinsip yang ditekankan di sini yaitu penyembelihan kurban harus sesuai syariat Islam untuk menjamin prosesnya bener, syariat Islam diikuti, dan keberkahan yang makan," ucapnya.

"Kedua, tata kelola pasca-penyembelihan yaitu mulai dari pemotongan, pemeliharaan dagingnya sampai distribusi ke masyarakat, semuanya harus menjamin keamanan daging hasil penyembelihan hewan kurban," lanjut Suyanto. 

--page

Di tempat yang sama, Kepala Distan Kobar, Kris Budi Hastuti mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menugaskan sekitar 90 petugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban yang tersebar di 6 kecamatan se-Kobar. 

"Dinas pertanian juga melakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah penyembelihan hewan kurban sehingga daging kurban di Kabupaten Kotawaringin Barat mendapat jaminan bahwa daging yang disalurkan kepada masyarakat aman dikonsumsi," ungkapnya. 

Tak hanya itu, Distan Kobar akan turut memeriksa kembali hewan kurban sebelum maupun sesudah pemotongan yang berlangsung pada Hari Raya Idul Adha 2025 mendatang. 

"Jadi nanti ketika hari H pada saat penyembelihan hewan kurban, kami akan memeriksa kembali sebelum bahkan sesudah pemotongan hewan kurban ini," tuturnya. (NURITA/Y)