PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalteng menggelar latihan bersama dengan personel Kantor Pertolongan dan Pencarian Basarnas Palangka Raya .

Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Arie Sandy Z Sirait, menjelaskan bahwa pelatihan gabungan Search and Rescue (SAR) antara personel Ditsamapta Polda Kalteng dan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan personel, khususnya dalam bidang SAR.

Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Arie menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara kepolisian dan Basarnas dalam penanganan bencana. Kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, seperti banjir, kebakaran, dan kecelakaan, membutuhkan kerjasama yang solid antar instansi terkait.  

"Pelatihan gabungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi tersebut," katanya, Rabu, 21 Mei 2025.

Pelatihan gabungan SAR ini meliputi berbagai materi, mulai dari teknik pencarian dan penyelamatan korban, pertolongan pertama pada korban, hingga penggunaan peralatan SAR. Personel dilatih untuk bekerja sama secara efektif dan efisien dalam situasi darurat.

--page

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan personel Ditsamapta Polda Kalteng memiliki kemampuan dan keterampilan yang lebih baik dalam mendukung operasi SAR. Mereka akan lebih siap dan mampu memberikan pertolongan yang cepat dan tepat kepada korban bencana.

Kolaborasi antara Ditsamapta Polda Kalteng dan Kantor SAR Palangka Raya dalam pelatihan ini menunjukkan komitmen kedua instansi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kerja sama yang baik antar instansi sangat penting untuk meminimalisir dampak bencana dan melindungi masyarakat.

Ke depannya, diharapkan akan lebih banyak pelatihan gabungan yang dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

"Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam penanganan bencana dan penyelamatan korban," pungkasnya. (PATHUR/Y)