PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menekankan pentingnya kesiapan aspek pendanaan dalam penyusunan RPJMD 2025–2029.

Pernyataan itu disampaikannya saat memimpin Rapat Konsultasi Rancangan Awal RPJMD bersama Bangda Kemendagri dari Palangka Raya.

Menurut Leonard, kualitas dokumen RPJMD harus didukung dengan rencana keuangan yang matang agar tidak hanya menjadi perencanaan di atas kertas.

“Apa yang kita rumuskan dalam perencanaan ini tidak akan berjalan baik bila tidak ditopang dengan pendanaan yang baik. Dalam hal ini, kami sudah menyusun proyeksi pendanaan dari tahun 2026 hingga 2030,” tegas Leonard, baru baru ini.

Ia menjelaskan bahwa proyeksi tersebut telah dihitung bersama Bapenda dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran 2025 dan situasi fiskal lima tahun mendatang.

Selain memastikan keselarasan dengan RPJMN, langkah ini juga menunjukkan keseriusan Pemprov Kalteng dalam merancang pembangunan yang realistis.

--page


Rapat konsultasi ini merupakan bagian awal dari proses perumusan RPJMD yang akan menjadi panduan pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. (HERMAWAN DP/Y)