BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri, menyoroti masih banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi di sejumlah titik di kota tersebut.
Kondisi ini dinilainya dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan di malam hari.
Erlan mengatakan bahwa persoalan PJU mati kerap dikeluhkan warga, terutama di kawasan permukiman, jalan lingkungan, dan jalan utama yang menjadi akses utama aktivitas warga.
Ia meminta Pemerintah Kota melalui dinas terkait segera melakukan pendataan dan perbaikan secara menyeluruh.
“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat soal lampu jalan yang padam, bahkan sudah cukup lama tidak diperbaiki. Ini tentu sangat berdampak terhadap kenyamanan dan keamanan, terutama risiko kriminalitas dan kecelakaan,” ujar Erlan, Rabu, 21 Mei 2025.
--page
Politisi NasDem ini menambahkan bahwa fungsi penerangan jalan bukan hanya sebagai penunjang estetika kota, tetapi juga aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Erlan juga mendorong adanya sistem pelaporan cepat dari masyarakat yang bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah secara responsif.
“Kalau memungkinkan, buat sistem pelaporan berbasis aplikasi atau hotline khusus agar masyarakat bisa melaporkan langsung jika ada PJU yang padam,” ujarnya.
Komisi II DPRD Palangka Raya katanya, akan terus mengawal persoalan ini dan mendorong pengalokasian anggaran perbaikan PJU dalam APBD jika diperlukan. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti demi kenyamanan warga Palangka Raya. (MARINI/y)









