PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD  Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas perikanan di wilayah perairan setempat. 

Ia menyatakan keprihatinannya terhadap masih adanya praktik penangkapan ikan yang merusak habitat dan ekosistem alam.

“Kami meminta Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan di sektor perairan. Jika terbukti ada oknum yang menangkap ikan dengan cara merusak habitat, seperti menggunakan racun atau setrum, maka harus segera ditindak tegas,” ujar Nenie, Rabu, 21 Mei 2025.

Menurutnya, praktik ilegal tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi mata pencaharian sebagian masyarakat.

Nenie menambahkan bahwa tindakan tegas perlu dibarengi dengan upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, agar para nelayan memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dalam praktik perikanan yang berkelanjutan.

--page

“Kita harus menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Jangan sampai demi keuntungan sesaat, kita merusak sumber daya alam yang menjadi warisan untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Ia juga mendorong kerja sama lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum dan masyarakat lokal, dalam melaporkan serta mencegah aktivitas yang merugikan lingkungan perairan.

DPRD Palangka Raya, lanjut Nenie, siap mendukung kebijakan dan regulasi yang memperkuat pengawasan serta perlindungan terhadap ekosistem perairan, demi keberlanjutan sektor perikanan yang sehat dan ramah lingkungan. (MARINI/y)