BORNEONEWS, Palangka Raya – Perusahaan besar sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan menyatakan komitmen mendukung kebijakan transportasi berkelanjutan melalui penandatanganan berita acara pembatasan tonase kendaraan.
Kesepakatan tertuang dalam Berita Acara Nomor: 500.11/323/DISHUB/2025 pada rapat bersama di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, dengan menghadirkan pimpinan perusahaan dan pejabat daerah, Selasa, 20 Mei 2025.
Salah Satu penegasan isi poinnya adalah seluruh perusahaan menyatakan dukungan terhadap kebijakan penataan angkutan hasil produksi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Perusahaan juga diminta mematuhi ketentuan teknis MST 8 ton sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian infrastruktur dan keselamatan pengguna jalan.
Pengawasan pelaksanaan akan dilakukan oleh dinas terkait dan dilaporkan secara berkala kepada Gubernur Kalteng.
Organisasi dan perusahaan yang menyepakatinya, ada Ketua GAPKI Kalteng, PT. Tadjahan Antang Mineral, PT. Tuah Globe Mining, PT. Sembilan Tiga Perdana.
Kemudian, PT. Dayak Membangun Pratama, PT. Investasi Mandiri, PT. Pelita Jaya Prima, PT. Hutan Produksi Lestari, PT. Bumi Hijau Prima, CV. Elian Indokalteng, PT. Kalteng Green Resources, GAPKI Kalteng, PT. Archipelago Timur Abadi.
Selain itu, PT. Kalimantan Ria Sejahtera, PT. Dwi Warna Karya, PT. Kapuas Maju Jaya, PT. Bumi Agro Prima, PT. Kahayan Agro Plantation, PT. Humas Alam Subur, PT. Agrindo Green Lestari dan PT. Citra Agro Abadi.
Penandatanganan turut diketahui oleh para bupati, Kepala Kejati, Wakapolda, Kabinda, dan Kasrem 102/PJG. (HERMAWAN DP/R)
PBS Sepakat Dukung Kebijakan Transportasi Berkelanjutan Pemprov Kalteng
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Upaya Kendalikan Cuaca Kalteng, 7 Sortie OMC Tabur 4,5 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl
Hotspot Kalteng Turun 90 Persen ke 770 Titik
Operasi Udara Kalteng Berlanjut: Lima Sortie OMC Tabur 3,7 Ton Dry Ice, Water Bombing di Seruyan Hilir
Pemkab Apresiasi Bantuan Pemprov Kalteng Perkuat Akses Jalan Sepaku-Perigi
Karhutla Kalteng 2026 Tembus 7.007 Kejadian dan 20.247,99 Hektare, Hotspot Oktober Sudah 142.697 Titik
Hotspot Kalteng Turun Hampir Separuh ke 8.048 Titik, Kejadian Karhutla Harian 55 Luas 139,81 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







