PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, secara resmi membuka Lokakarya Luring Penulisan Cerita Anak Berbahasa Daerah 2025 pada Rabu, 21 Mei 2025 malam. Acara ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas literasi anak-anak melalui karya sastra yang kaya akan nilai edukatif dan budaya.

Sebanyak 60 penulis dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah mengikuti lokakarya ini secara luring di Palangka Raya pada 21-24 Mei 2025. Sebelumnya, mereka telah menjalani sesi lokakarya daring pada 14-16 Mei 2025, yang bertujuan memberikan dasar-dasar penulisan cerita anak serta pemahaman mengenai penggunaan bahasa dalam konteks dwibahasa.

Dalam sambutannya, Sukardi Gau menekankan pentingnya literasi sejak dini bagi anak-anak serta peran cerita dalam membentuk karakter mereka.

"Melalui lokakarya ini, kita berharap dapat menghasilkan karya berkualitas yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik bagi generasi mendatang," kata Sukardi.

Lokakarya ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, penulis, dan praktisi pendidikan. Para peserta akan mendapatkan bimbingan terkait teknik menulis cerita anak, ilustrasi, serta strategi publikasi karya, dengan harapan hasil lokakarya ini dapat dipublikasikan dan bermanfaat bagi anak-anak Indonesia.

Selain meningkatkan keterampilan menulis para peserta, lokakarya ini juga bertujuan memperkuat budaya literasi di kalangan anak-anak.

"Balai Bahasa Kalteng berharap bahwa karya-karya yang dihasilkan dari lokakarya ini dapat diterbitkan dan menjadi bagian dari upaya peningkatan minat baca generasi muda," katanya.

Dengan pembukaan resmi ini, para peserta memasuki tahap intensif dalam berkarya, berinteraksi, dan memperdalam pemahaman mereka mengenai penulisan cerita anak yang berkualitas.

"Lokakarya ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkaya khasanah literasi bagi anak-anak Indonesia," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)