BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN harus menjadi acuan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di setiap daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan daring pada acara Kick-Off Bulan Literasi Keuangan 2025 di Kalimantan Tengah pada Rabu, 21 Mei 2025.
Friderica menekankan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan harus dilakukan secara luas, kolaboratif, dan berkelanjutan.
“Literasi keuangan yang baik akan mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi maupun usaha mereka,“ kata Friderica yang memberi Leader Insight secara daring.
Di Provinsi Kalimantan Tengah, katanya,penerapan GENCARKAN menjadi penting mengingat banyaknya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM yang membutuhkan akses ke layanan keuangan. Dengan meningkatkan literasi keuangan, para pelaku UMKM dapat lebih memahami berbagai produk dan layanan perbankan yang tersedia guna mendukung pertumbuhan usaha mereka.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan komunitas masyarakat, untuk turut serta dalam gerakan ini. Sinergi yang kuat antara berbagai pihak diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berdaya guna bagi masyarakat,“ ajaknya.
Selain itu, program edukasi keuangan harus lebih gencar dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh berbagai segmen masyarakat, khususnya UMKM perempuan. OJK berkomitmen untuk terus mengembangkan program edukasi keuangan agar semakin banyak masyarakat yang memahami dan memanfaatkan layanan keuangan dengan bijak.
“Dengan komitmen bersama dalam menjalankan GENCARKAN, diharapkan literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Tengah terus meningkat. Hal ini akan membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan,“ katanya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)









