BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rangkaian kegiatan dalam Bulan Literasi Keuangan 2025 dengan menghadirkan berbagai program inovatif guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan pada Rabu, 21 Mei 2025 di GPU Tambun Bungai. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala OJK Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah Adrian Pangestu, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan dari berbagai instansi terkait.
Dalam kegiatan tersebut, OJK Kalimantan Tengah meluncurkan beberapa program penting, seperti pencanangan Duta Literasi Keuangan, distribusi Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan, serta fasilitasi Nomor Induk Berusaha atau NIB dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Tak hanya itu, OJK juga memberikan dukungan terhadap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di berbagai sektor.
“Dalam rangkaian Bulan Literasi Keuangan ini, OJK Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan berbagai program inovatif, seperti pencanangan Duta Literasi Keuangan, distribusi Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan, fasilitasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, serta dukungan terhadap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,“ kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz dalam kegiatan pembukaan.
Bank Kalteng turut berpartisipasi dengan memperkenalkan produk kredit unggulannya, seperti Kredit Betang Berkah dan UMKM Berkah, yang dirancang untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di Kalimantan Tengah. Kehadiran produk kredit ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kemudahan akses permodalan.
Selain dukungan dari lembaga keuangan, Kampus Shopee juga memberikan kontribusi dengan mengadakan pelatihan digital marketing bagi para pelaku UMKM. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu para pengusaha meningkatkan daya saing mereka di tengah perkembangan era ekonomi digital yang semakin pesat.
Kegiatan literasi keuangan ini semakin lengkap dengan sesi edukasi yang menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk OJK, Bank Indonesia, PNM, Bank BRI, Bank Kalteng, BPJS Ketenagakerjaan, serta Kampus Shopee. Para peserta diberikan pemahaman mendalam terkait berbagai produk dan layanan yang dapat menunjang kebutuhan finansial mereka.
Sebagai penutup, acara dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif yang memungkinkan peserta untuk berkomunikasi langsung dengan para ahli dan mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait literasi keuangan.
“Dengan adanya kegiatan ini, OJK Kalimantan Tengah berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemahaman keuangan dalam kehidupan sehari-hari,“ harap Primandanu. (TESTI PRISCILLA/j)









