BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dalam rangka mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten Seruyan mengikuti acara Zoom Meeting Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2025, Rabu, 21 Mei 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang digagas untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM, khususnya perempuan.
Acara yang digelar secara serentak di seluruh Provinsi Kalimantan Tengah ini diikuti oleh pelaku UMKM Perempuan. Pemkab Seruyan diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Seruyan, Adhian Noor.
Dalam sambutannya, Adhian Noor menyampaikan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi dalam memperkuat kewirausahaan. Ia menegaskan bahwa pemahaman keuangan yang baik dapat membantu pelaku usaha, khususnya perempuan, untuk lebih mandiri dan kompetitif dalam menjalankan bisnisnya.
“Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM perempuan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola keuangan dengan lebih baik. Ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah yang berfokus pada kewirausahaan dan penguatan peran perempuan,” tuturnya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT. Bank Kalteng dalam upaya memperluas akses literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Lebih lanjut, Adhian Noor menyampaikan harapan agar PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) dapat segera membuka kantor cabang di Kabupaten Seruyan.
Kehadiran PNM diharapkan mampu mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM lokal yang selama ini mengalami kendala dalam pengembangan usaha. (FAHRUL/j)









