PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD  Palangka Raya, Khemal Nasery, menekankan pentingnya penyusunan rencana induk drainase yang terpadu untuk kawasan pasar. 

Menurutnya, sistem drainase yang baik harus dirancang secara menyeluruh agar mampu menangani aliran air dan limbah secara efisien dan berkelanjutan.

“Penting untuk memiliki rencana induk drainase yang terpadu guna memastikan sistem drainase dapat berfungsi dengan baik secara keseluruhan, bukan hanya bersifat tambal sulam,” ujar Khemal, Kamis (22/5/2025).

Ia menjelaskan, kawasan pasar sering kali menjadi sumber limbah yang cukup besar, baik dari aktivitas domestik pedagang maupun sisa-sisa kegiatan perdagangan. 

Jika limbah tersebut tidak dikelola dengan baik, maka dapat mencemari saluran drainase dan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

“Limbah yang tidak terkelola bisa menyebabkan saluran drainase tersumbat, menimbulkan bau tidak sedap, menyebarkan penyakit, bahkan mencemari sungai. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

--page

Khemal juga mendorong pemerintah kota untuk melakukan kajian teknis secara menyeluruh sebelum melakukan pembangunan atau perbaikan saluran drainase, terutama di kawasan padat seperti Pasar Besar. 

Ia berharap penanganan drainase dilakukan secara terencana, melibatkan para ahli, serta mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Drainase yang efektif bukan hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga soal tata kelola limbah dan kesadaran semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (MARINI/Y)