PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sanggar Seni dan Budaya Hagatang Tarung menorehkan prestasi membanggakan bagi Kota Palangka Raya dengan dinobatkan sebagai juara pertama dalam ajang Parade Tari Pedalaman Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025. 

Acara bergengsi tersebut digelar pada Rabu malam, 21 Mei 2025, diikuti oleh berbagai sanggar seni dari seluruh Kalimantan Tengah.

Dalam penampilannya, Sanggar Hagatang Tarung mengangkat tarian berjudul Ngarambang. Tarian ini bukan hanya menampilkan keindahan gerak dan kostum, tetapi juga mengandung pesan budaya yang dalam. 

Ngarambang berasal dari kata “mengurung,” merujuk pada ritual kuno Dayak untuk mengurung ganan—roh kayu—yang diyakini dapat membawa kesialan bagi manusia.

“Ritual ini hampir terlupakan. Kami ingin membangkitkan kembali nilai-nilai budaya yang sarat makna agar generasi muda bisa mengenalnya,” ujar Try Herianto, Ketua Sanggar Hagatang Tarung, Kamis, 22 Mei 2025. 

--page

Try menjelaskan bahwa persiapan untuk penampilan ini dimulai sejak 30 April 2025. Para anggota sanggar menjalani latihan intensif dengan jadwal ketat, sambil menjaga kebugaran dan kekompakan tim. 

Seluruh elemen pendukung, mulai dari kostum, musik, hingga properti, dirancang secara autentik untuk mendukung kekuatan narasi budaya yang dibawakan.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sanggar, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Palangka Raya.  Tarian Ngarambang membuktikan bahwa kekayaan budaya lokal dapat diolah menjadi karya seni yang memikat dan edukatif.

“Kami harap ini menjadi inspirasi bagi sanggar-sanggar lain untuk menggali dan mengangkat warisan budaya yang hampir punah,” pungkas Try. (MARINI/Y)