BORNEONEWS, Palangka Raya – Lomba Tari Pedalaman dalam rangka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 menunjukkan gairah baru dengan dominasi karya-karya dari koreografer dan seniman muda.
Lomba tahunan yang digelar di Stadion Tuah Pahoe ini diinterpretasikan menjadi pertunjukan tari berjiwa spiritual.
Peserta menggunakan medium tari untuk mengolah syair dan mantra secara kreatif, bukan sebagai ritual langsung, tetapi dalam bentuk reflektif yang ekspresif.
Koordinator kegiatan, Wildae D Binti, menyatakan kebanggaannya terhadap partisipasi aktif generasi muda yang menunjukkan ketertarikan besar terhadap seni tari Kalimantan Tengah.
“Saya sangat bangga karena tahun ini bermunculan karya koreografer muda yang dibawakan oleh para penari dan pemusik muda,” kata Wildae di Palangka Raya, baru baru ini.
Ia mengingatkan semangat mereka harus terus didukung sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal. (HERMAWAN DP/R)
Generasi Muda Dominasi Lomba Tari Pedalaman FBIM 2025
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Apresiasi Bantuan Pemprov Kalteng Perkuat Akses Jalan Sepaku-Perigi
Karhutla Kalteng 2026 Tembus 7.007 Kejadian dan 20.247,99 Hektare, Hotspot Oktober Sudah 142.697 Titik
Hotspot Kalteng Turun Hampir Separuh ke 8.048 Titik, Kejadian Karhutla Harian 55 Luas 139,81 Hektare
Agustiar Apresiasi Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Penanganan Karhutla Kalteng
Edy Pratowo Ingatkan Warga Waspada Karhutla dan Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Wagub Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk 368 KPM di Sematu Jaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







