BORNEONEWS, Sampit – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Mentaya Hilir Selatan yang dibuka pada Rabu, 21 Mei 2025 menjadi bagian dari upaya menjaring khafilah terbaik untuk berlaga di MTQ tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Plt Camat Mentaya Hilir Selatan, Rida Iswandi, menyampaikan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat drastis, mencapai 330 peserta yang akan bersaing di 22 cabang lomba. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap pembinaan dan pemahaman Al-Qur'an.
“Jumlah peserta meningkat 60 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini pertanda positif bahwa pembinaan di tingkat kecamatan semakin membaik,” ujar Rida, Jumat, 23 Mei 2025.
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ ini juga berfungsi untuk mengukur keberhasilan pembelajaran dan pemahaman Al-Qur’an di sekolah, rumah tahfidz, pondok pesantren, masjid, dan musala yang ada di wilayah Mentaya Hilir Selatan.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara konsisten. Target kami tahun ini minimal mempertahankan posisi juara 2 tingkat kabupaten, atau kalau bisa meraih juara umum,” tambahnya.
Pelaksanaan pembukaan sempat tertunda karena hujan, namun acara tetap berjalan lancar setelah cuaca membaik. Semangat para peserta dan dukungan dari masyarakat membuat pembukaan MTQ tetap berlangsung meriah dan penuh khidmat.
MTQ tingkat kecamatan ini juga menjadi langkah strategis dalam pembinaan generasi Qur’ani, sekaligus mempersiapkan wakil terbaik dari Mentaya Hilir Selatan yang akan berlaga di tingkat kabupaten. Pemerintah kecamatan berharap hasil MTQ ini akan mengantarkan khafilah mereka ke prestasi yang lebih tinggi. (DEWI PATMALASARI/j)









