BORNEONEWS, Sampit – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, komunitas Ecoality People mengajak masyarakat Sampit untuk berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih bertajuk Sampit basimpun baimbai yang akan digelar pada Minggu, 25 Mei 2025, di Taman Kota Sampit.
Aksi ini merupakan inisiatif pemuda-pemudi pecinta lingkungan yang ingin mengedukasi sekaligus mengajak warga agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan ruang publik dan lingkungan sekitar.
“Kami mengajak warga Sampit dalam gerakan kecil sebagai wujud peduli lingkungan yang akan dilaksanakan Minggu pagi di Taman Kota Sampit,” ujar koordinator Hendrik Sujimo, Jumat, 23 Mei 2025.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.45 hingga 08.30 WIB ini terbuka untuk umum tanpa syarat apa pun. Hanya dengan niat dan semangat, siapa pun bisa turut ambil bagian.
Melalui kegiatan tersebut, Ecoality People ingin menyampaikan pesan bahwa sampah bukan persoalan sepele. Sampah bisa menyumbat saluran air, mencemari tanah, meracuni ekosistem, bahkan kembali kepada manusia dalam bentuk bencana seperti banjir, udara kotor, dan wabah penyakit.
Gerakan Sampit basimpun baimbai mengajak masyarakat untuk tidak lagi menunggu perubahan besar, tetapi mulai dari tindakan kecil yang nyata, seperti memungut sampah di taman kota.
“Karena memungut satu sampah berarti menyelamatkan sejengkal bumi. Karena kota ini akan menjadi sebagaimana kita menjaganya,” ujarnya.
Ia berharap aksi bersih-bersih tersebut bisa menjadi rutinitas positif dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kotawaringin Timur.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, Ecoality mengajak seluruh elemen masyarakat, dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga, untuk datang, berpartisipasi, dan menunjukkan cinta kepada bumi melalui aksi nyata. (DEWI PATMALASARI/j)









