BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dalam upaya mendorong ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan sekitar, Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan menggelar Gerakan Bertanam Bersama dengan menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan kantor mereka.
Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif Dinas Kesehatan untuk memanfaatkan lahan kosong secara produktif, sekaligus mengajak masyarakat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan tradisional.
Sekretaris Dinas Kesehatan Seruyan, Ruspandian Noor, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi untuk menciptakan kemandirian di bidang kesehatan keluarga.
“Dengan Gerakan ini, kita ingin mendorong keluarga agar bisa memenuhi kebutuhan obat-obatan tradisional secara mandiri melalui tanaman obat keluarga yang ditanam di pekarangan masing-masing,” jelas Ruspandian, Jumat, 23 Mei 2025.
Lebih dari sekadar kegiatan bercocok tanam, Gerakan Bertanam Bersama ini juga diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang belum tergarap untuk kegiatan produktif.
--page
Ruspandi berharap dengan Gerakan ini akan tercipta lingkungan sehat, hijau, dan bermanfaat langsung bagi kebutuhan sehari-hari.
“Kami berharap langkah kecil ini bisa menginspirasi masyarakat untuk mulai menanam tanaman obat keluarga di pekarangan rumah,” tambahnya. (FAHRUL/y)









