BORNEONEWS, Palangka Raya – Produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sukses mencuri perhatian pengunjung Kalteng Expo 2025 di Kota Palangka Raya. Selama lima hari perhelatan, stand Pemkab. Kobar meraih omset penjualan lebih dari Rp 74 juta.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kobar menampilkan beragam produk kerajinan dan makanan olahan dari Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM binaannya.
Kepala DisperindagkopUKM Kobar melalui Kabid Perdagangan, Muhamad Suhendra, mengungkapkan pencapaian ini jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sampai hari terakhir kemarin, omset kita telah tembus di angka lebih dari Rp 74 juta,” ujar Suhendra, Jumat, 23 Mei 2025.
Ia menyebutkan, pada ajang serupa tahun 2024 lalu yang digelar selama tujuh hari, total omset hanya mencapai sekitar Rp 50 juta lebih. Artinya, tahun ini terjadi peningkatan yang signifikan meski durasi kegiatan lebih singkat.
Adapun produk yang dipamerkan antara lain kaos lukis, kain batik, dan jaket khas Kobar, tas tradisional, cobek dan ulekan kayu Ulin, talenan dan sutil Ulin, kerajinan keramik, cincin dan gelang tradisional, batu kecubung khas Kobar dan lain - lain.
--page
Dalam kesempatan ini juga, pihaknya mempromosikan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dari Perumdam Tirta Arut Pangkalan Bun, dengan merek 'Banyu Kinum'.
Di sisi produk makanan olahan, stand Kobar menjajakan produk seperti Gula Nipah, Gula Aren, kerupuk ikan, amplang, stik tenggiri, stik cumi, abon ikan, terasi udang asli, ikan asin, keripik pisang dll.
“Pada hari kelima, beberapa produk sudah habis terjual, seperti ulekan Ulin, gula nipah, gula, aren, amplang, stik ikan tenggiri, stik cumi, dan keripik pisang,” ungkapnya.
Suhendra menambahkan, produk olahan makanan mendominasi penjualan, tetapi kerajinan tangan khas Kobar juga cukup banyak diminati.
“Bahkan hari terakhir, yang tersisa hanya amplang, terasi, dan kerupuk kering. Selain itu, hasil kerajinan kita juga banyak yang laku. Pokoknya hari ini kita gass,” ujarnya bersemangat.
Ia berharap ajang expo ini menjadi sarana efektif, dalam mempromosikan produk unggulan lokal Kobar dan memperluas pasar UMKM.
“Selain memberikan dukungan ekonomi langsung bagi mereka (UMKM), tetapi juga ini dapat memperkuat rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap warisan budaya dan produk lokal,” tandasnya. (DANANG/Y)









