BORNEONEWS, Palangka Raya – Para seniman dari delapan kabupaten/kota di Kalimantan Tengah berlomba menghias Talawang dalam ajang Lomba Lukis Ornamen Talawang yang digelar pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025.
Ajang ini berlangsung di UPT Museum Balanga dan menjadi wadah ekspresi budaya melalui ornamen khas Dayak yang dituangkan di atas tameng tradisional.
“Talawang, perisai khas suku Dayak, menjadi media ekspresi dalam lomba ini, dengan ornamen tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya lokal,” ujar Ketua Juri Lomba, Pebruarison Lampang di Palangka Raya, baru baru ini.
Penilaian dilakukan berdasarkan kesesuaian tema, orisinalitas ornamen, serta estetika visual dari karya seni yang ditampilkan peserta.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat posisi kesenian daerah dalam kehidupan masyarakat dan memperluas partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya.
--page
Pebruarison menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat terus digelar dan mencakup lebih banyak kabupaten/kota di masa mendatang. (HERMAWAN DP/Y)









