PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Lomba manyipet menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 yang digelar di Stadion Tuah Pahoe.

Manyipet merupakan olahraga tradisional Kalimantan Tengah yang berasal dari praktik perburuan dan pertahanan diri masyarakat suku Dayak.

“Melalui ajang lomba manyipet ini bisa melestarikan sekaligus memperkenalkan kepada generasi muda bahwa ini salah satu budaya senjata tradisional khas Kalimantan Tengah,” kata Koordinator lomba, Theresia Evita di Palangka Raya, baru baru ini.

Lomba dibagi menjadi dua kategori, yaitu putra dan putri, dan diikuti peserta dari 12 kabupaten/kota di Kalteng.

Para peserta menyumpit ke sasaran mendatar dengan sistem poin pada target berbentuk lingkaran bernilai 1 hingga 10.

Sipet yang digunakan memiliki panjang 150-250 cm, dengan anak sumpit sepanjang 15-25 cm, sementara jarak menyumpit ditentukan 25 meter untuk putra dan 20 meter untuk putri. (HERMAWAN DP/R)