BORNEONEWS, Palangka Raya – Lomba permainan tradisional habayang menyemarakkan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 yang digelar di UPT Museum Balanga.
Habayang atau bagasing merupakan permainan tradisional suku Dayak yang menguji keahlian menjaga keseimbangan dan kekuatan gasing dari batang pohon.
“Lomba ini berasal dari permainan tradisional khas Dayak, yang kini menjadi bagian dari event Festival Budaya Isen Mulang yang diadakan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke 68 Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Kepala Bidang Sejarah Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Disbudpar Kalteng, Maria Doya Aden di Palangka Raya, baru baru ini.
Lomba dibagi dua kategori, yaitu bacurai (memutar gasing selama mungkin) dan bepukul (memukul gasing lawan hingga lima kali).
Penilaian mengacu pada teknik, kekuatan, dan ketahanan putaran gasing yang digunakan peserta.
Maria berharap peserta menjunjung sportivitas dan semangat tinggi demi menjaga warisan budaya daerah. (HERMAWAN DP/R)









