BORNEONEWS, Palangka Raya - Lomba modern dance yang digelar dalam rangkaian Festival Betang Juara 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang berdampak positif bagi peserta, khususnya generasi muda.
Kegiatan ini menarik perhatian banyak penonton, sekaligus membuka ruang kreativitas bagi para pelajar untuk menampilkan bakat seni mereka.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yuliansah Andrias, menyampaikan bahwa lomba ini memiliki nilai lebih dari sekadar pertunjukan tari.
Menurutnya, modern dance bisa menjadi media pembelajaran tentang seni, kerja sama tim, serta manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.
“Lomba modern dance tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga edukasi tentang seni tari dan manfaatnya bagi kesehatan dan perkembangan pribadi. Anak-anak belajar percaya diri, bekerja sama, serta mengekspresikan diri secara positif melalui gerakan,” ujar Yuliansah, Jumat 23 Mei 2025.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seni seperti ini sejalan dengan misi Festival Betang Juara, yakni memperluas makna literasi tidak hanya sebatas baca tulis, tetapi juga literasi budaya, seni, dan fisik.
"Lomba ini diikuti oleh sejumlah kelompok tari pelajar dari berbagai sekolah di Kota Palangka Raya. Mereka menampilkan koreografi energik dan penuh semangat yang memadukan unsur tradisional dan modern, mencerminkan kekayaan budaya sekaligus daya inovasi generasi muda," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berharap seni dan literasi dapat berjalan seiring dalam membentuk karakter generasi yang sehat, kreatif, dan berdaya saing tinggi. (MARINI/H)









