PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menyampaikan bahwa kegiatan menjawet uwei atau merajut rotan merupakan salah satu bentuk nyata pelestarian budaya daerah sekaligus mendukung penguatan ekonomi lokal masyarakat.

Menurut Nenie, kerajinan tradisional seperti menjawet uwei tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan ekonomi kreatif masyarakat Dayak.

“Kita harus terus dorong agar generasi muda mau belajar dan melestarikan ini, karena selain menjaga identitas budaya, kegiatan ini juga mendukung ekonomi masyarakat,” ujar Nenie, Sabtu 24/5/2025.

Ia menambahkan, produk-produk anyaman rotan hasil kearifan lokal seperti tas, tikar, dan perlengkapan rumah tangga lainnya, memiliki nilai jual yang cukup tinggi, baik di pasar lokal maupun luar daerah. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih melalui pelatihan, pendampingan, dan promosi hasil kerajinan ke pasar yang lebih luas.

Nenie juga mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi.

"Ini warisan leluhur yang harus kita jaga bersama-sama,” pungkasnya. (MARINI/H)