KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Palangka Raya  - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Palangka Raya resmi menggelar kegiatan berupa pelaporan pertanggungjawaban ketua periode sebelumnya, sekaligus pemilihan Ketua ISEI Cabang Palangka Raya untuk periode 2025–2028.

Acara ini berlangsung pada Sabtu malam, 24 Mei 2025, bertempat di Lios Cafe, Hotel Aquarius Boutique, Palangka Raya.

Puncak kegiatan ini adalah pemilihan ketua baru ISEI Cabang Palangka Raya. Dalam proses yang berjalan demokratis dan penuh antusiasme, Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, terpilih sebagai Ketua ISEI Cabang Palangka Raya periode 2025–2028.

Dalam sambutannya, Ahmad Selanorwanda menyampaikan komitmennya untuk membawa ISEI Cabang Palangka Raya semakin aktif dan kontributif dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan berbasis keilmuan.

“Ini adalah langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir, termasuk Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ardian, yang turut hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ahmad Selanorwanda, turut menyoroti pentingnya peran ISEI dalam pengembangan ekonomi, serta mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam memajukan daerah.

“Kita harus saling mendukung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa mengatasi berbagai tantangan yang ada,” tegasnya.

Tak lupa, ia mengapresiasi kehadiran sang istri dan keluarga yang selalu memberikan dukungan, serta mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan ekonomi.

“Peran wanita sangat vital dalam pembangunan. Kita harus memberikan ruang bagi mereka untuk berkontribusi,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Ahmad Selanorwanda mengajak seluruh pihak untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kolaborasi antar lembaga serta masyarakat demi  kemajuan bersama.

“Mari kita tingkatkan kolaborasi dan sinergi untuk membangun Seruyan yang lebih baik,” tutupnya.

Kegiatan ini, diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam rangka mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Seruyan. (FAHRUL/J)